Proses Sertifikasi SNI
Gambaran alur sertifikasi dari sisi perjalanan prosesnya: apa yang terjadi pada setiap titik, siapa yang terlibat, dan apa hasil dari tiap tahap.
Alur proses sertifikasi
Halaman ini menyajikan sertifikasi SNI sebagai sebuah alur waktu. Setiap tahap menghasilkan bukti yang menjadi masukan bagi tahap berikutnya, dan proses hanya bergerak maju ketika bukti tersebut diterima oleh LSPro.
- 1
Pendaftaran
Perusahaan mengajukan permohonan sertifikasi kepada LSPro dengan melampirkan dokumen perizinan dan dokumentasi sistem mutu. LSPro memeriksa kelengkapan berkas sebelum proses dilanjutkan.
- 2
Audit & Pengambilan Contoh
Tim audit LSPro datang ke pabrik untuk memeriksa sarana produksi, proses produksi, dan pengendalian mutu. Pada kesempatan yang sama, petugas pengambil contoh mengambil sampel produk secara resmi disertai Berita Acara.
- 3
Pengujian Laboratorium
Contoh produk diuji di laboratorium terakreditasi KAN terhadap seluruh parameter SNI yang berlaku. Hasil uji dituangkan dalam Sertifikat Hasil Uji. Bila ada parameter yang tidak memenuhi, dilakukan uji ulang pada contoh arsip.
- 4
Penutupan Ketidaksesuaian
Temuan audit maupun hasil uji yang tidak sesuai harus ditindaklanjuti perusahaan. LSPro mengevaluasi bukti perbaikan sampai seluruh temuan dinyatakan closed.
- 5
Rapat Teknis
Tim teknis LSPro mengevaluasi laporan audit, hasil uji, dan tindak lanjut temuan untuk memutuskan apakah sertifikat dapat diterbitkan.
- 6
Penerbitan SPPT SNI
SPPT SNI diterbitkan dan perusahaan menandatangani perjanjian penggunaan tanda SNI, yang mengatur hak serta kewajiban dalam membubuhkan tanda SNI pada produk.
- 7
Pengawasan Berkala
Setelah sertifikat terbit, perusahaan menjalani pengawasan berkala, dan dapat pula pengawasan mendadak, untuk memastikan konsistensi mutu tetap terjaga selama masa berlaku sertifikat.
Setelah sertifikat terbit
Banyak perusahaan menganggap pekerjaan selesai ketika SPPT SNI diterima. Kenyataannya, kewajiban menjaga konsistensi mutu terus berjalan: pengawasan berkala dilakukan selama masa berlaku sertifikat, dan hasil pengawasan yang buruk dapat berujung pada pembekuan atau pencabutan sertifikat.
Karena itu sistem manajemen mutu yang dibangun sebaiknya dijalankan sebagai cara kerja sehari-hari, bukan disiapkan menjelang audit saja. Lihat syarat mendapatkan SPPT SNI untuk memahami kaitannya dengan ISO 9001.
Butuh pendampingan sertifikasi?
Konsultasi awal gratis. Sampaikan produk dan standar yang Anda butuhkan.
Chat via WhatsAppHalaman Terkait
Prosedur, syarat, dan lembaga yang terlibat dalam sertifikasi SNI.
Butuh pendampingan sertifikasi SNI atau ISO?
Sampaikan produk dan standar yang Anda butuhkan. Kami akan menjelaskan tahapan, persyaratan, dan estimasi prosesnya tanpa biaya konsultasi awal.