Peranan Konsultan dalam Sertifikasi Mutu

Standardisasi berkaitan langsung dengan kemampuan bersaing di pasar global. Halaman ini menjelaskan konteks itu dan apa yang dikerjakan seorang konsultan.

Globalisasi dan daya saing

Keberhasilan pengembangan di bidang teknologi komunikasi dan informatika serta jaringan informasi dunia saat ini telah mampu memperpendek jarak geografis maupun psikologis masyarakat dunia. Globalisasi ekonomi dunia yang sedang berlangsung haruslah kita lihat sebagai suatu proses alami yang harus diterima sebagaimana mestinya.

Sebagai salah satu konsekuensi logis globalisasi ekonomi tersebut adalah terjadinya pergeseran cara pandang dalam pelaksanaan perdagangan internasional yang mengarah ke perdagangan global, menimbulkan pasar bebas dunia yang meningkatkan persaingan bebas di pasar internasional.

Indonesia sebagai salah satu negara yang telah menandatangani Uruguay Round WTO harus mengikuti ketentuan dalam GATT/WTO, yaitu melakukan liberalisasi perdagangan dan tidak melakukan hambatan perdagangan dalam bentuk tarif impor, pajak, dan lain-lain untuk memproteksi produksi dalam negeri, sehingga produksi dalam negeri harus bersaing secara jujur dengan produk impor.

Standardisasi sebagai instrumen daya saing

International Organization for Standardization pada tahun 1987 telah menerbitkan rangkaian standar yang kita kenal sebagai ISO seri 9001. Standar ini telah diterima dan diadopsi oleh lebih dari 50 negara sebagai standar nasional di negaranya masing-masing. Indonesia telah mengadopsinya menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) seri 19:9001.

Standardisasi mempunyai peranan penting dalam meningkatkan daya saing industri, karena kemampuan bersaing di pasar global terkait langsung dengan standar dan mutu. Dengan semakin banyaknya negara maju yang menerapkan standar dan sertifikasi produk dalam mekanisme perdagangan internasional, diperlukan kebijakan serta lembaga sertifikasi yang independen dan kredibel.

Peranan konsultan

Yang dinilai dalam sertifikasi adalah cara perusahaan bekerja sehari-hari. Kontribusi konsultan terletak pada menutup jarak antara praktik yang berjalan saat ini dengan persyaratan standar, lalu memastikan perusahaan mampu mempertahankannya setelah sertifikat terbit.

  • Gap assessment terhadap persyaratan SNI produk maupun klausul standar ISO yang dituju.
  • Penyusunan dokumentasi: Quality Manual, prosedur, dan instruksi kerja yang sesuai dengan proses produksi nyata.
  • Pelatihan awareness bagi seluruh tingkatan karyawan, agar sistem dipahami bukan hanya oleh tim mutu.
  • Pelatihan audit internal dan pembentukan tim auditor internal perusahaan.
  • Pendampingan pada saat audit LSPro atau lembaga sertifikasi berlangsung.
  • Tindak lanjut ketidaksesuaian sampai temuan ditutup dan sertifikat diterbitkan.

Perlu ditegaskan: konsultan tidak menerbitkan sertifikat. Sertifikat diterbitkan oleh LSPro atau lembaga sertifikasi terakreditasi. Peran konsultan adalah menyiapkan dan mendampingi perusahaan agar penilaian tersebut dapat dilalui.

Manfaat bagi perusahaan

Di luar terpenuhinya kewajiban regulasi, penerapan sistem manajemen mutu memberi manfaat yang bertahan setelah proses sertifikasi selesai:

  • Meningkatkan konsistensi proses dan kepuasan pelanggan.
  • Mengurangi kesalahan, ketidaksesuaian, dan pemborosan.
  • Meningkatkan pengendalian proses dan memperjelas tanggung jawab.
  • Meningkatkan pengambilan keputusan berdasarkan data.
  • Mengendalikan risiko dan memperbaiki hubungan dengan supplier.
  • Menciptakan budaya perbaikan berkelanjutan.

Lihat layanan kami untuk rincian bentuk pendampingan, atau portofolio untuk melihat perusahaan yang telah kami dampingi.

Butuh pendampingan sertifikasi SNI atau ISO?

Sampaikan produk dan standar yang Anda butuhkan. Kami akan menjelaskan tahapan, persyaratan, dan estimasi prosesnya tanpa biaya konsultasi awal.