ISO 31001-2018 Sistem Manajemen Resiko

ISO 31000 adalah standar internasional yang memberikan pedoman mengenai manajemen risiko bagi organisasi. Standar ini membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menangani risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

ISO 31000 adalah standar internasional yang memberikan pedoman mengenai manajemen risiko bagi organisasi. Standar ini membantu organisasi mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menangani risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi.

Butuh pendampingan penerapan?

LMI mendampingi dari gap analysis sampai sertifikat terbit. Lihat konsultasi ISO.

Pengantar

Berbeda dengan beberapa standar ISO lainnya, ISO 31000 merupakan pedoman dan bukan standar sertifikasi sistem manajemen seperti ISO 9001 atau ISO 37001. LMI mendampingi penerapan dan pelatihannya.

Tujuan penerapan

  • Mengidentifikasi risiko yang dapat menghambat pencapaian tujuan.
  • Menganalisis risiko berdasarkan kemungkinan dan dampaknya.
  • Mengevaluasi risiko untuk menentukan tingkat prioritas.
  • Menangani risiko dengan tindakan yang sesuai.
  • Mengurangi dampak negatif dari risiko.
  • Memanfaatkan peluang yang muncul dari ketidakpastian.
  • Meningkatkan pengambilan keputusan dalam organisasi.
  • Meningkatkan pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.

Prinsip utama

ISO 31000 menekankan bahwa manajemen risiko harus:

  • Terintegrasi dalam seluruh aktivitas organisasi.
  • Terstruktur dan sistematis.
  • Disesuaikan dengan kondisi organisasi.
  • Melibatkan pihak yang berkepentingan.
  • Menggunakan informasi terbaik yang tersedia.
  • Mempertimbangkan faktor manusia dan budaya.
  • Dilakukan secara dinamis dan berkelanjutan.
  • Terus ditingkatkan berdasarkan pengalaman dan perubahan kondisi.

Proses manajemen risiko

  1. Komunikasi dan konsultasi
  2. Penetapan konteks
  3. Identifikasi risiko
  4. Analisis risiko
  5. Evaluasi risiko
  6. Perlakuan risiko
  7. Pemantauan dan tinjauan

Contoh pada perusahaan manufaktur: risiko keterlambatan bahan baku, penyebabnya pemasok mengalami gangguan pengiriman, dampaknya proses produksi terhenti, penanganannya menyediakan pemasok alternatif dan menetapkan persediaan minimum.

Untuk siapa standar ini

ISO 31000 dapat diterapkan oleh berbagai jenis organisasi, karena manajemen risiko dibutuhkan dalam hampir semua kegiatan organisasi.

Perusahaan swasta
Manufaktur, konstruksi, perdagangan, jasa, dan teknologi.
Instansi pemerintah
Kementerian, pemerintah daerah, dinas pemerintahan, serta badan dan lembaga negara.
BUMN dan BUMD
Perusahaan milik negara, perusahaan milik daerah, dan anak perusahaannya.
Lembaga keuangan
Bank, perusahaan asuransi, perusahaan pembiayaan, dan lembaga investasi.
Rumah sakit dan organisasi kesehatan
Rumah sakit, klinik, laboratorium, dan organisasi pelayanan kesehatan.
Lembaga pendidikan
Universitas, sekolah, dan lembaga pelatihan.
UMKM
Usaha makanan dan minuman, perdagangan, jasa, dan industri kecil.
Organisasi nonprofit
Yayasan, lembaga sosial, dan organisasi kemasyarakatan.

Butuh pendampingan sertifikasi SNI atau ISO?

Sampaikan produk dan standar yang Anda butuhkan. Kami akan menjelaskan tahapan, persyaratan, dan estimasi prosesnya tanpa biaya konsultasi awal.